|
Ditulis Oleh Administrator
|
|
Saturday, 18 August 2007 |
Judul: ANALISIS KONSISTENSI PERILAKU SDM DALAM RANGKA PENGENDALIAN MUTU ASPHALT A.T.B PADA A.M.P PD. FAJAR SELATAN KABUPATEN ACEH SELATAN Jumlah Halaman: xii+60 hal
KESIMPULAN DAN SARAN Sesuai hasil pemeriksaan dari Job Mix Formula, ekstraksi serta trial mix di lapangan untuk bahan pembentukan Asphalt Treated Base pada lapisan Surface Course ATB pada Proyek Jalan Tapaktuan-Batas Sumut dapat diambil beberapa kesimpulan dan saran.
A. KESIMPULAN a. Agregat hasil dari Stone Cruser yang bahan bakunya berasal dari Sungai Kandang Pulau Kambing dapat dipakai sebagai bahan perkerasan memenuhi persyaratan yang telah ditentukan oleh Badan Pengawas dan Pelaksanaan pembuatan lapisan Asphalt Treate Base jalan Tapaktuan – Batas Sumut sepanjang 43 Km. b. Komposisi campuran yang direncanakan perkerasan pada lapisan Surface course ATB adalah : 20 % course aggregate, 32 % fine aggregate, 32 % Dust, 10 % Sand dan 6 % Filler atau 10 % course aggregate, 37 % Fine aggregate, 37 % dust, 10 sand dan 6 % Filler memenuhi spesifikasi yang diisyaratkan, sedangkan asphalt jenis Asphalt Cement Penetration Grade 60 – 70 sebanyak 6,3 % dari sejumlah agregat pembentuk asphalt treated base diperoleh dari hasil Job Mix Formula. c. Hasil pelaksanaan pemadatan di lapangan mendapat hasil yang diisyaratkan, hal ini dapat diperoleh berdasarkan pengawasan dari mulai pembuatan Asphalt Treated Base di AMP sampai pelaksaan pemadatan yang dikerjakan sesuai dengan persyaratan yang telah ditentukan.
B. SARAN SARAN karena mutu agregat berpengaruh terhadap mutu Asphalt Treated Base yang direncanakan, maka disarankan untuk melaksanakan pnyelidikan setiap waktu pelaksanaan pembuatan lapisan perkerasan Asphalt Treated Base pada Jalan Tapaktuan – Batas Sumut sepanjang 43 km. Penyelidikan ini Job Mix yang menghasilkan komposisi campuran, kadar asphalt, sifat fisik agregat, kandungan organik, ekstraksi yang berguna untuk mengetahui kadar asphalt di lapangan dengan core drill. |