• Narrow screen resolution
  • Wide screen resolution
  • Increase font size
  • Decrease font size
  • Default font size
  • default color
  • green color
  • blue color
Zoom & Font
You are here: Beranda arrow Skripsi Sosial arrow Kode: S1.PAR.01
Kode: S1.PAR.01 Cetak E-mail
Ditulis Oleh Administrator   
Saturday, 04 August 2007
Judul Skripsi: ANALISIS PEMBERDAYAAN KEBUDAYAAN KOTA CIREBON DALAM MENINGKATKAN
POTENSI WISATA DAERAH

Kata Kunci : Pemberdayaan Kebudayaan dan Potensi Wisata
Jumlah Halaman    : ix + 77 halaman

ABSTRAK

Latar Belakang        :
Cirebon dikenal juga sebagai Puser Ing Bumi, yaitu titik temu dari aneka peradaban dan budaya yang melahirkan Tri Manunggaling Budaya (Islam, Hindu dan Cina) ditinjau dari latar belakang histori dan nilai budaya. Warisan budaya yang merupakan peninggalan masa lampau Cirebon adalah merupakan aset yang sangat bernilai bagi Pemerintahan Daerah Kota Cirebon untuk menyelenggarakan salah satu urgensi peran pemerintah, yaitu memberdayakan potensi daerahnya.

Metode Penelitian:
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah mengacu kepada “Riset deskriptif, metode penelitian yang bersifat untuk mengetahui dan menjelaskan nilai variabel mandiri, baik satu variabel atau lebih tanpa membuat perbandingan, atau menghubungkan dengan variabel yang lain.
Jenis data primer dan data sekunder, data primer yaitu data yang diambil langsung di lapangan. Sedangkan  data sekunder, yaitu data yang diambil dari data yang telah tersedia.
Teknik analisis/pengolahan data menggunakan deskriptif analisis sesuai dengan kondisi obyektif mengenai potensi wisata yang ada di Kota Cirebon.

Tujuan Penelitian:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi wisata daerah kota Cirebon dan bagaimana Peranan Pemerintah dan Masyarakat dalam melestarikan potensi-potensi wisata tersebut.

Kesimpulan:
Masyarakat  telah  memiliki  inisiatif  untuk  terlibat  dan  berpartisipasi  dalam pengembangan kekayaan kekayaan budaya. Adapun bentuk partisipasi mereka meliputi kegiatan pelestarian, kegiatan pemeliharaan, dan kegiatan pemanfaatan kekayaan budaya.
Faktor-faktor pendorong masyarakat untuk berpartisipasi dalam pengembangan kekayaan  budaya  adalah  faktor  agama,  faktor  budaya,  dan  faktor  ekonomi. Sedangkan  faktor  penghambat  partisipasi  masyarakat  adalah  karena  adanya keterbatasan dana masyarakat, lemahnya kemampuan, dan kurangnya stimulus dari pemerintah.
Pola kerjasama pengembangan kekayaan kekayaan budaya yang dimungkinkan berdasar prinsip-prinsip sebagai berikut: 1) formal, artinya ada satu kesepakatan yang sifatnya mengikat, 2) berkelanjutan, memiliki dimensi jangka panjang dan simultan,  dan  3)  partisipatif,  artinya  melibatkan  semua  pelaku  (stakeholder), meliputi: masyarakat, pemerintah, swasta, mediator, tokoh budaya/masyarakat.

Saran-saran:
Pemerintah dituntut untuk senantiasa memperhatikan dengan penuh aspresiasi dan memantau perkembangan perwujudan inisiatif masyarakat sehingga dapat dilakukan   upaya   fasilitasi   terhadap   berbagai   iniasitif   masyarakat   tersebut secara legal
Pemerintah  kota  Cirebon perlu meningkatkan perhatian terhadap pembinaan sumber daya manusia (terutama motif  yang  mendorong)  dan  penyediaan  sarana  dan  prasarana  yang  mampu menstimulir  daerah-daerah  tertentu  yang  memiliki  perhatian,  komitmen,  dan penganggaran di instansi masing-masing.
Pemerintah    harus    memiliki    kemampuan    untuk    memecahkan kebekuan komunikasi  dengan  menjadi  mediator  bagi  para  pelaku  (stakeholder),  baik masyarakat,  dunia  usaha,  tokoh-tokoh  masyarakat  melalui  berbagai  aktivitas kebudayaan, seperti usulan model pengembangan kekayaan kekayaan  budaya.


Jumlah Pustaka: 20 (1990-2006)

 

DAFTAR ISI


LEMBAR JUDUL    i
LEMBAR PERSETUJUAN SKRIPSI     ii
BERITA ACARA SIDANG SKRIPSI    iii
KATA PENGANTAR     iv
ABSTRAK    vi
DAFTAR ISI    viii

BAB    I : PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah    1
B. Perumusan Masalah     4
C. Tujuan Penelitian     5
D. Kegunaan Penelitian    6
E. Hipotesa     7
F. Metodologi Penelitian    7
    1. Tempat dan Waktu Penelitian    7
    2. Metode Penelitian    7
    3. Jenis Data dan Variabel Penelitian    8
    4. Sumber Data    9
    5. Teknik Pengambilan sampel    10
    6. Teknik Pengumpulan Data    10
    7. Teknik Pengolahan Data    11
G. Sistematika Penulisan    14

 
BAB   II : LANDASAN TEORI
A.    Pengertian Kebudayaan    16
B.  Pengertian dan Sejarah Pariwisata    19
C. Perkembangan Pariwisata di Indonesia    21
D. Kepariwisataan Budaya (cultural tourism)    24
BAB III : GAMBARAN UMUM OBYEK PENELITIAN     
A.    Sejarah Singkat Kota Cirebon    35
B. Visi dan Misi Kota Cirebon    40
C. Kondisi Geografis Kota Cirebon    41
D. Potensi Daerah    42
E. Sarana Kota    43
BAB IV : HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN     
A.    Kebudayaan Khas Kota Cirebon    45
B.    Analisis Pengembangan Kebudayaan Berbasis Masyarakat    56
BAB V : KESIMPULAN DAN SARAN
A.    Kesimpulan    74
B.    Saran-saran    75
DAFTAR PUSTAKA    77
LAMPIRAN
 

Pemutakhiran Terakhir ( Sunday, 23 March 2008 )
 
Berikutnya >