• Narrow screen resolution
  • Wide screen resolution
  • Increase font size
  • Decrease font size
  • Default font size
  • default color
  • green color
  • blue color
Zoom & Font
You are here: Beranda arrow Skripsi Sosial arrow List Skripsi Sosial arrow Komunikasi arrow Kode: S1.KOM.24
Kode: S1.KOM.24 Cetak E-mail
Ditulis Oleh Administrator   
Sunday, 28 June 2009
Judul: HUBUNGAN ANTARA KETERLIBATAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL DENGAN KETERBUKAAN (OPENESS) PADA PEGAWAI PT X, JAKARTA
Jumlah halaman: 86 hlm + Lampiran lengkap
Skripsi tahun: 2008 ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui keterlibatan komunikasi interpersonal yang terjalin pada pegawai PT X, Jakarta, (2) mengetahui keterbukaan diri yang dilakukan oleh pegawai PT X, Jakarta, (3) mengetahui tingkat hubungan antara keterlibatan komunikasi interpersonal dengan keterbukaan diri pada pegawai PT X Jakarta.
Jenis penelitian yang diterapkan adalah mengacu ke jenis ”survey”. Desain penelitian ini menggunakan metode korelasional. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner. Adapun sampel dalam penelitian ini berjumlah 30 orang, yang ditetapkan berdasarkan teknik sensus pada populasi pegawai pada PT X. Teknik analisis data menggunakan: uji validitas dan reliabilitas instrumen untuk pengujian data, uji korelasi untuk mencari tingkat hubungan, dan uji hipotesis penelitian.
Secara keseluruhan keterlibatan komunikasi interpersonal yang terjalin di antara karyawan PT X telah menunjukkan hasil yang baik. Dengan demikian, keterlibatan komunikasi interpersonal di antara sesama rekan kerja, baik pada dimensi komunikator dan komunikan yaitu komunikasi pada tingkat breadth dan depth serta pada dimensi intensitas komunikasi diadik, telah terjalin dengan baik.
Secara keseluruhan keterbukaan diri pegawai adalah “baik”. Hal itu menunjukkan tingkat keterbukaan, baik dari dimensi topik pembicaraan, emosional (afektif), dan sikap (behavior) dari karyawan PT X telah menunjukkan hasil yang positif baik.
Dari perhitungan korelasi dan Uji t, terbukti bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara variabel Keterlibatan Komunikasi Interpersonal dengan Keterbukaan. Dengan demikian diperoleh kesimpulan ditolaknya Ho, bahwa antara variabel bebas dan variabel terikat benar-benar terdapat hubungan yang signifikan.
 
< Sebelumnya   Berikutnya >