Skripsi Sosial
Komunikasi
Kode: S1.KOM.23 | Kode: S1.KOM.23 |
|
|
| Ditulis Oleh Administrator | |
| Sunday, 28 June 2009 | |
|
Judul: HUBUNGAN ANTARA KUALITAS KOMUNIKASI INTERPERSONAL DENGAN TINGKAT PENYELESAIAN KONFLIK PADA PEGAWAI PT X, JAKARTA Jumlah halaman: 65 hlm + Lampiran lengkap Skripsi tahun: 2008 ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui kualitas komunikasi interpersonal yang terjalin di antara pegawai PT X, (2) mengetahui tingkat penyelesaian konflik yang dilakukan di antara pegawai PT X, (3) mengetahui hubungan antara kualitas komunikasi interpersonal dengan tingkat penyelesaian konflik di antara pegawai PT X. Jenis penelitian yang diterapkan adalah mengacu ke jenis ”survey”. Desain penelitian ini menggunakan metode korelasional. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner. Adapun sampel dalam penelitian ini berjumlah 50 orang, yang ditetapkan berdasarkan metode random sampling (sampel acak) dari pegawai pada PT X. Teknik analisis data menggunakan: uji validitas dan reliabilitas instrumen untuk pengujian data, uji korelasi untuk mencari tingkat hubungan dan uji hipotesis penelitian. Berdasarkan hasil penelitian secara keseluruhan Kualitas Komunikasi Interpersonal yang terjalin di antara karyawan PT X adalah tergolong baik. Hal itu diketahui dari perolehan hasil jawaban responden terhadap pernyataan-pernyataan kuesioner yang memiliki nilai rata-rata 6 yang berarti mendekati skala teratas (7). Berdasarkan hasil penelitian Tingkat Penyelesaian Konflik yang dilakukan oleh PR Officer jika terjadi konflik di antara sesama karyawan maupun antara karyawan dengan manajemen perusahaan PT X sudah tergolong baik. Hal itu diketahui dari perolehan hasil jawaban responden terhadap pernyataan-pernyataan kuesioner yang memiliki nilai rata-rata 6 yang berarti mendekati skala teratas (7). Berdasarkan hasil penelitian khususnya dari perhitungan korelasi, terbukti bahwa terdapat hubungan yang positif, searah dan signifikan antara variabel Kualitas Komunikasi Interpersonal dengan Tingkat Penyelesaian Konflik. Dengan demikian diperoleh kesimpulan ditolaknya H0, bahwa antara variabel bebas dan variabel terikat benar-benar terdapat hubungan yang signifikan. |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
| Beranda |
| Skripsi Ekonomi |
| Skripsi Sosial |
| Skripsi Humaniora |
| Skripsi Informatika |
| Tesis |
| Laporan Magang |
| Konsultan & Olah Data |
| Tips & Trik |
| Free Download |
| Free Journal |
| Search |
| Contact Us |