• Narrow screen resolution
  • Wide screen resolution
  • Increase font size
  • Decrease font size
  • Default font size
  • default color
  • green color
  • blue color
Zoom & Font
You are here: Beranda arrow Skripsi Sosial arrow Kode: S1.HUK.04
Kode: S1.HUK.04 Cetak E-mail
Ditulis Oleh Administrator   
Sunday, 05 August 2007
Judul Skripsi: Peranan Penyidik Dalam Proses Perkara Pidana Menurut KUHP
Jumlah Halaman: xii+32 halaman
Kata Kunci: KUHP, Penyidik

ABSTRAK

Penyidik adalah sebagai alat penegak hukum pada negara-negara berkembang seperti Indonesia. Pembangunan Hukum Nasional dengan mengganti produk-produk hukum baru yang disesuaikan dengan karakter bangsa Indonesia. Salah satu bentuk pembangunan hukum yang merupakan produk bangsa Indonesia adala dengan dibuatnya Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) dan keberadaan KUHAP telah mencabut HIR. Terciptanya KUHAP berlandaskan Pancasila UUD 45. KUHAP mengatur proses peradilan pidana, diantaranya penyidik. Di dalam KUHAP dijelaskan mengenai definisi penyidik, peranan penyidik dan wewenang serta kewajiban penyidik terhadap suatu penyidikan.
Di dalam KUHAP dijelaskan mengenai definisi penyidik, peranan penyidik dan wewenang serta kewajiban penyidik terhadap suatu penyidikan.
Dalam penulisan ini juga dibahas tentang penangkapan, dan macam-macam penangkapan.
Mengingat penyidik hubungannya erat dengan penangkapan, Hak Azasi Manusia menjadi dasar perlakuan sikap penyidik terhadap seseorang yang melakukan tindak pidana.
Peran penyidik adalah menegakkan hukum yang berlaku di Indonesia agar tercipta suatu ketertiban dan keamanan

Referensi: 6 (2000-2004)

 

DAFTAR ISI

Halaman Pengesahan Penilaian
ABSTRAK         i
Kata Pengantar        ii
Daftar Isi        iv
Bab I   Pendahuluan         1
A.    Latar Belakang Permasalahan         1
B.    Perumusan Masalah         5
C.    Tujuan Penelitian         6
D.    Kegunaan Penelitian         6
E.    Metode Penelitian         6
F.    Sistematika Penulisan         8
Bab II  Sekilas Lintas tentang Penyidik dan Bidang Penyidikan         9
A.    Ketentuan Umum         9
B.    Wewenang Penyidik, Penyelidik dan Penyidik Pembantu         12
Bab III Proses Penyidikan         16
A.    Pelaksana Penyelidikan         16
B.    Pelaksana Penyidikan         17
C.    Penyerahan Berkas Perkara dari Penyidik kepada
     Penuntut Umum         18
D.    Hubungan antara Penyidik Polri dengan sesama
     aparat penegak hukum         19
E.    Hubungan Penyidik dengan Penuntut Umum         20
F.    Hubungan Penyidik dengan Hakim atau Pengadilan         22
Bab IV Faktor-faktor yang Mempengaruhi Seseorang
          melakukan kejahatan         23
A.    Latar Belakang         23
B.    Perihal Penangkapan         26
C.    Macam-Macam Penangkapan         28
D.    Seseorang Yang Dapat Ditangkap         29
Bab V  Penutup         31
A.    Kesimpulan         31
B.    Saran         32
Daftar Pustaka
Lampiran
 

Pemutakhiran Terakhir ( Wednesday, 20 August 2008 )
 
< Sebelumnya