• Narrow screen resolution
  • Wide screen resolution
  • Increase font size
  • Decrease font size
  • Default font size
  • default color
  • green color
  • blue color
Zoom & Font
You are here: Beranda arrow Skripsi Ekonomi arrow List Skripsi Ekonomi arrow Perpajakan arrow Kode: S1.PJK.12
Kode: S1.PJK.12 Cetak E-mail
Ditulis Oleh Administrator   
Sunday, 28 June 2009
Judul: PENGARUH PELAKSANAAN PEMERIKSAAN PAJAK SPT TAHUNAN PPH BADAN TERHADAP TINGKAT KEPATUHAN WAJIB PAJAK DI KANTOR PELAYANAN PAJAK BADAN DAN ORANG ASING (BADORA) II
Jumlah halaman: 86 hlmn + Lampiran lengkap
Skripsi tahun: 2008 ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) tingkat pelaksanaan pemeriksaan pajak yang dilakukan oleh KPP Badora II, (2) tingkat kepatuhan Wajib Pajak dalam penyampaian SPT, dan (3) pengaruh pemeriksaan pajak terhadap tingkat kepatuhan WP dalam penyampaian SPT di KPP Badora II.
Sumber data diperoleh dari penyebaran kuesioner. Jumlah sampel dibatasi 89 orang berdasarkan rumus Slovin; sedangkan yang mengembalikan kuesioner sebanyak 85 orang dan pengisian tidak lengkap 6 orang, sehingga jumlah kuesioner yang dapat dianalisis adalah 79 Metode analisis data menggunakan perhitungan uji korelasi, uji regresi, dan uji t dengan bantuan software SPSS versi 13.0.
Dari hasil penelitian diperoleh kesimpulan tingkat pelaksanaan pemeriksaan pajak yang dilakukan oleh KPP Badora II memperoleh hasil baik. Hal ini diperoleh dari perolehan nilai rata-rata seluruh pertanyaan. Dengan demikian, menurut pendapat responden pemeriksaan pajak telah dilaksanakan dengan baik. Selain itu, tingkat kepatuhan WP dalam penyampaian pajak adalah tinggi. Diketahui dari perolehan hasil rata-rata seluruh pertanyaan. Hal itu berarti tingkat kepatuhan WP pada KPP Badora II berdasarkan seluruh indikator adalah tinggi/baik.
Dari hasil seluruh perhitungan tersebut diperoleh kesimpulan bahwa variabel pemeriksaan pajak memiliki hubungan dan pengaruh yang searah (positif) dan signifikan terhadap tingkat kepatuhan WP dalam penyampaian SPT.  Hubungan atau pengaruh yang searah artinya, jika variabel pemeriksaan pajak mengalami peningkatan dalam kualitasnya maka akan diikuti dengan peningkatan kepatuhan penyampaian SPT. Begitu juga sebaliknya, jika pemeriksaan pajak tersebut mengalami penurunan, maka akan diikuti dengan penurunan tingkat kepatuhan WP dalam penyampaian SPT.
 
< Sebelumnya   Berikutnya >