Skripsi Ekonomi
Kode: S1.PJK.01 | Kode: S1.PJK.01 |
|
|
| Ditulis Oleh Administrator | |
| Tuesday, 19 August 2008 | |
|
JUDUL: ANALISIS KOREKSI FISKAL ATAS PENYUSUTAN AKTIVA TETAP MENURUT SAK DAN KETENTUAN PERPAJAKAN TERHADAP PENGAKUAN LABA USAHA PADA PT.X Jumlah halaman: 61 halaman + lampiran lengkap Tujuan yang ingin dicapai dalam penulisan skripsi ini ialah: Mengetahui bagaimana melakukan koreksi fiskal atas laporan keuangan komersial sesuai dengan SAK, khususnya mengenai penyusutan aktiva tetap perusahaan; Mengetahui pengaruh koreksi fiskal atas penyusutan aktiva tetap terhadap pengakuan laba usaha dalam penyusunan laporan keuangan yang didasarkan pada UU Perpajakan Nomor 17 Tahun 2000 pada perusahaan. Jenis data dalam penelitian ini adalah data kuantitatif, yaitu data yang berbentuk angka, diambil dari data sekunder yaitu data laporan keuangan koreksi fiskal yang sudah tersedia pada perusahaan. Sampel yang akan diteliti adalah Laporan Keuangan Komersial dan Data koreksi fiskal tahun 2007. Tahapan analisis / pengolahan data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan Metode Analisis Deskriptif Kualitatif, di mana data yang diperoleh dari dokumen perusahaan berupa laporan keuangan komersial. Pertama-tama penulis menganalisa apakah pengakuan perusahaan terhadap pendapatan dan beban sudah sesuai dengan ketentuan perpajakan. Jika ada yang berbeda maka komponen pendapatan atau beban itu dikoreksi. Dari koreksi tersebut maka disusunlah laporan keuangan fiskal yang menjadi dasar perhitungan PPh Terhutang Perusahaan telah melakukan koreksi fiskal dengan metode menurun, yang telah sesuai dengan PSAK dan peraturan perpajakan, di mana pada aturan perpajakan hanya membolehkan penyusutan aktiva pada 2 metode saja, yaitu metode menurun dan metode garis lurus. Dari hasil perbandingan metode penyusutan aktiva yang telah dilakukan oleh perusahaan yaitu dengan metode menurun dan metode garis lurus yang dilakukan oleh penulis, diperoleh hasil bahwa metode garis lurus menghasilkan jumlah Laba Usaha yang lebih besar, sehingga PPh Badan terutang pun dengan sendirinya bertambah. Adapun metode menurun menghasilkan pengakuan laba yang kecil. Hal itu memberikan implikasi bahwa penggunaan metode pengakuan pendapatan perusahaan telah sesuai, yaitu untuk melakukan minimalisasi pajak dengan penggunaan metode Penyusutan Aktiva Menurun sehingga jumlah PPh Badan terutang pun semakin kecil. |
| < Sebelumnya |
|---|
| Beranda |
| Skripsi Ekonomi |
| Skripsi Sosial |
| Skripsi Humaniora |
| Skripsi Informatika |
| Tesis |
| Laporan Magang |
| Konsultan & Olah Data |
| Tips & Trik |
| Free Download |
| Free Journal |
| Search |
| Contact Us |