• Narrow screen resolution
  • Wide screen resolution
  • Increase font size
  • Decrease font size
  • Default font size
  • default color
  • green color
  • blue color
Zoom & Font
S1.SDM.29 Cetak E-mail
Ditulis Oleh Administrator   
Sunday, 07 December 2008
Judul: ANALISIS PERBEDAAN PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN SEBELUM DAN SESUDAH PELATIHAN PADA PT. X
Jumlah Halaman: 56 halaman + lampiran lengkap ABSTRAK

Tujuan penelitian ini adalah:  Untuk mengetahui sejauh mana pelaksanaan pelatihan pada bagian sewing, Untuk mengetahui perbedaan produktivitas kerja karyawan sebelum dan sesudah pelatihan.
Penelitian ini menggunakan desain komparatif. Metode penelitian komparatif adalah suatu adalah suatu metode yang bersifat membandingkan dari suatu variabel untuk sampel yang lebih dari satu atau dalam waktu yang berbeda (Sugiyono, 2004:10-11), dalam hal ini adalah waktu sebelum dan sesudah karyawan mengikuti pelatihan.
Dalam pemilihan sampel pada penelitian ini menggunakan metode pengambilan sampel cluster, dimana populasi dikelompokkan ke dalam kelas-kelas yang lebih homogen. Dalam hal ini perusahaan  mengelompokkan bagian produksi, bagian penjualan, bagian keuangan, kemudian diambil satu bagian saja yang dijadikan sebagai anggota sampel, yaitu bagian produksi khususnya bagian sewing di PT. X, dilihat dari sebelum dan sesudah mengikuti pelatihan yang berjumlah 30 orang. Analisis yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah Metode Uji-t Berpasangan (Paired t test), yaitu menguji beda rata-rata dari data sebelum dan sesudah mengikuti pelatihan kaitannya dengan produktivitas kerja karyawan.
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dikemukakan sebelumnya mengenai Analisis Perbedaan Produktivitas Kerja Karyawan Sebelum dan Sesudah Program Pelatihan pada PT. X, maka diperoleh kesimpulan sebagai berikut: Terdapat perbedaan produktivitas sebelum dan sesudah karyawan mengikuti pelatihan. Hal itu dapat dibuktikan dari meningkatkan produktivitas setelah pelatihan dibandingkan dengan sebelum pelatihan. Nilai rata-rata produktivitas kerja karyawan pada bagian sewing sebelum program pelatihan adalah sebesar  88.14, sedangkan rata-rata produktivitas kerja karyawan setelah program pelatihan adalah sebesar 133.29. Terdapat peningkatan sebesar 51.21% setelah mengikuti pelatihan dibanding sebelum mengikuti pelatihan. Hal ini diperkuat dengan hasil uji hipotesis menggunakan Uji Beda Rata-rata dengan Metode Berpasangan (Paired t – test) di mana diperoleh kesimpulan ditolaknya Ho, yaitu bahwa produktivitas kerja karyawan setelah mengikuti pelatihan benar-benar terdapat perbedaan, dalam hal ini adalah peningkatan, dibanding sebelum mengikuti pelatihan.
 
< Sebelumnya   Berikutnya >