• Narrow screen resolution
  • Wide screen resolution
  • Increase font size
  • Decrease font size
  • Default font size
  • default color
  • green color
  • blue color
Zoom & Font
Kode: S1.SDM.38 Cetak E-mail
Ditulis Oleh Administrator   
Sunday, 28 June 2009
Judul: HUBUNGAN BIAYA KOMPENSASI DAN BIAYA PROGRAM KESEJAHTERAAN DENGAN KINERJA PERUSAHAAN PADA PT ANTAM TBK, DI JAKARTA
Jumlah halaman: 80 hlm + Lampiran lengkap
Skripsi tahun: 2008 ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) hubungan antara biaya kompensasi dengan kinerja perusahaan PT Antam Tbk, (2) hubungan antara biaya program kesejahteraan dengan kinerja perusahaan PT Antam, Tbk, dan (3) hubungan simultan (bersama-sama) antara biaya kompensasi dan biaya program kesejahteraan dengan kinerja PT Antam Tbk.
Sumber data diperoleh dengan mengumpulkan dokumentasi laporan keuangan triwulan perusahaan selama 5 tahun, dari tahun 2003-2007 (20 data), dengan teknik random (acak). Metode analisis data menggunakan perhitungan uji asumsi klasik untuk uji persyaratan data, uji korelasi berganda, uji regresi berganda, uji t, dan Uji F dengan bantuan software SPSS versi 13.0.
Dari hasil penelitian diperoleh kesimpulan, baik dilakukan secara terpisah/parsial maupun simultan/bersama-sama maka kedua variabel tersebut memiliki korelasi positif dan signifikan dengan Kinerja.
Hal ini menunjukkan bahwa kompensasi dan program kesejahteraan memiliki hubungan yang kuat. Hal ini terlihat lebih jelas dari hasil uji regresi yang menunjukkan bahwa jika tidak ada faktor kompensasi dan program kesejahteraan maka kinerja perusahaan akan menurun atau mengalami minus, yang ditunjukkan dengan perolehan laba usaha yang negatif.
Dengan kata lain, dikarenakan terdapat hubungan yang positif dan signifikan, maka hal ini berarti bahwa jika variabel Kompensasi dan Program Kesejahteraan mengalami peningkatan maka akan diikuti dengan peningkatan pada variabel kinerja. Begitu juga sebaliknya, jika kedua variabel bebas tersebut mengalami penurunan maka akan diikuti dengan penurunan pada variabel kinerja (laba usaha perusahaan).
 
< Sebelumnya   Berikutnya >