• Narrow screen resolution
  • Wide screen resolution
  • Increase font size
  • Decrease font size
  • Default font size
  • default color
  • green color
  • blue color
Zoom & Font
You are here: Beranda arrow Skripsi Ekonomi arrow Kode: S1.SDM.35
Kode: S1.SDM.35 Cetak E-mail
Ditulis Oleh Administrator   
Sunday, 28 June 2009
Judul: HUBUNGAN STRESS DENGAN PRESTASI KERJA KARYAWAN PADA PT BANK UOB BUANA, TBK, JAKARTA
Jumlah halaman: 89 hlm + Lampiran lengkap
Skripsi tahun: 2008 ABSTRAK
Tujuan penelitian ini adalah untuk menjawab masalah pokok yang telah dirumuskan di atas, yaitu: (1) Untuk mengetahui tingkat stress pada karyawan PT Bank UOB Buana, Tbk Jakarta, Departemen Unsecured, dan (2) Untuk mengetahui hubungan antara stress dengan prestasi kerja pegawai pada PT Bank UOB Buana, Tbk Jakarta, Departemen Unsecured.
Jumlah responden yang akan dijadikan sampel dalam penelitian ini ditetapkan berjumlah 60 responden, yaitu dari karyawan Departemen Unsecured PT Bank UOB Buana, Tbk. Penetapan ukuran sampel menggunakan teknik sensus, yaitu seluruh anggota populasi dalam hal ini seluruh karyawan pada Departemen Unsecured dijadikan sebagai sampel.
Salah satu permasalahan yang menjadi fokus penelitian ini adalah meneliti tingkat stress pada karyawan PT Bank UOB Buana, Tbk Jakarta Departemen Unsecured di Divisi PFS – Credit Approval. Permasalahan  ini dianalisis melalui analisis statistik deskriptif dengan perhitungan frekuensi jawaban kuesioner dan rata-rata skor. Dari hasil penelitian, tingkat  stress pegawai memiliki nilai rata-rata yang tergolong sangat rendah. Hal ini dibuktikan dari nilai tiap indikator yang semuanya telah menunjukkan hal tersebut. Tingkat stress kerja dari pegawai yang sangat rendah menunjukkan faktor konflik kerja, beban kerja, waktu kerja, karakteristik tugas, dukungan tim, dan pola kepemimpinan tidak menyebabkan stress kerja.
Fokus penelitian kedua adalah meneliti mengenai hubungan antara stress dengan prestasi kerja pegawai pada PT Bank UOB Buana, Tbk Jakarta Departemen Unsecured di Divisi PFS – Credit Approval. Permasalahan ini dianalisis melalui uji korelasi, uji koefesien determinasi, dan uji t. Dari hasil seluruh perhitungan tersebut diperoleh kesimpulan bahwa variabel Stress memiliki hubungan negatif dan signifikan dengan Prestasi Kerja Pegawai. Hubungan yang negatif dan signifikan menunjukkan bahwa terdapat hubungan berlawanan antara variabel stress dengan variabel prestasi kerja pegawai. Hubungan berlawanan artinya, jika variabel stress rendah maka akan diikuti dengan prestasi kerja pegawai yang tinggi, begitu juga sebaliknya, jika stress kerja pegawai tinggi maka akan diikuti dengan prestasi kerja pegawai yang rendah.
Pemutakhiran Terakhir ( Sunday, 28 June 2009 )
 
< Sebelumnya   Berikutnya >