|
Judul: PENGARUH KUALITAS PRODUK DAN HARGA TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN PADA PT YZ Skripsi: tahun 2007
MASALAH: 1. Apakah terdapat pengaruh secara bersama-sama antara kualitas produk dan harga flavor terhadap kepuasan pelanggan di PT YZ. 2. Variabel mana yang paling mempengaruhi kepuasan pelanggan apakah kualitas atau harga produk.
B. Jenis dan Sumber Data 1. Jenis Data yang dipakai dalam penelitian ini adalah : a). Data primer Data yang diperoleh langsung dari sumbernya, dalam penelitian ini data diperoleh melalui wawancara dan pembagian kuesioner kepada responden. b). Data sekunder Data yang telah tersedia atau telah dihimpun oleh pihak lain sebelumnya, seperti data pelanggan dan data penjualan. 2. Sumber Data Sumber data berasal dari pelanggan yang telah mengadakan pembelian ulang / pelanggan tetap di PT yz teutama pelanggan yang lokasinya di Jakarta dan Tangerang.
C. Populasi dan Sampel Populasi adalah pelanggan flavour yang ada di Jakarta dan Tangerang yang berjumlah 100. Penarikan sampel dilakukan dengan menggunakan pedoman pengambilan dari Tabel Krejcie dengan tingkat kesalahan 5% (tingkat kepercayaan 95%). Untuk populasi yang berjumlah 100, maka sampelnya adalah sebanyak 82. Kemudian untuk mengukur skor dari responden terhadap pertanyaan-pertanyaan yang diajukan dalam kuesioner, digunakan perhitungan melalui teknik Skala Likert. Skala likert merupakan metode yang terdiri dari 5 alternatif jawaban untuk mengukur sikap responden, sebagai berikut: 1 = Tidak Puas 2 = Kurang Puas 3 = Cukup Puas 4 = Puas 5 = Sangat Puas F. Metode Analisa Data 1. Uji Validitas Uji Validitas instrumen digunakan untuk mengukur sah atau valid tidaknya suatu kuesioner. Suatu kuesioner dikatakan valid jika pertanyaan pada kuesioner mampu untuk mengungkapkan suatu yang akan diukur oleh kuesioner tersebut. Uji validitas dapat dilakukan dengan menghitung korelasi (product moment dari Pearson) antara skor masing-masing butir pertanyaan dengan total skor. Perhitungan korelasi dilakukan dengan menggunakan bantuan software SPSS versi 13.0. Adapun rumus manual korelasi product moment adalah: r = n. ∑XY - (∑X) (∑Y) { ∑n. ∑X2 - (∑X) 2}. { n. ∑Y2 - (∑Y) 2} Hasil korelasi kemudian dikonsultasikan dengan Tabel r product moment, jika r hitung > r tabel maka pertanyaan adalah valid, tetapi jika r hitung < r tabel maka pernyataan tidak valid, dan tidak layak dijadikan bahan analisis data. Selanjutnya, setelah diperoleh nilai r maka dicari nilai Koefesien Penentu (KP) dengan mengkuadratkan hasil r kemudian dikalikan dengan seratus persen: KP = r2 x 100% Koefesien Determinasi digunakan untuk mengetahui berapa persen pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat.
2. Uji Reliabilitas Untuk menguji reliabilitas instrumen digunakan koefisien reliability Alpha Cronbach yang perhitungannya menggunakan prosedur reliabilitas pada paket program SPSS for Windows Ver.13.0. Tujuan perhitungan koefisien keandalan adalah untuk mengetahui tingkat konsistensi jawaban responden. Jika nilai alpha lebih besar dari 0.60 maka kuesioner dapat dikatakan dapat memenuhi konsep reliabilitas, sedangkan jika nilai alpha lebih kecil dari 0.60 maka kuesioner tidak memenuhi konsep reliabilitas sehingga pertanyaan tidak dapat dijadikan sebagai alat ukur penelitian.
3. Uji Regresi Berganda Dalam penelitian ini penulis melakukan analisis dari perspektif secara substantif, dimana penulis membandingkannya dan menguji teori atau konsep dengan informasi yang ditemukan. Analisis yang digunakan yaitu analisis “bivariat” dimana penulis menganalisa adanya hubungan antara variable kualitas dan variable harga flavor pada PT Sumber Indokemjaya, penulis ingin mengetahui apakah ada pengaruh dari variable kualitas dan variable harga secara signifikan mempengaruhi kepuasan pelanggan. Analisa Data yang digunakan oleh penulis berdasarkan metode statistika yaitu Regresi Linier Berganda. Untuk menentukan suatu besaran yang menyatakan bagaimana kuatnya hubungan antara variabel-variabel yang ada. Apabila data dari dua atau lebih variabel diketahui mana variabel bebas X ( independen ) dan variabel terikat Y ( dependen ), maka perhitungan nilai-nilai Y yang lain dapat dilakukan berdasarkan suatu nilai X tertentu, dengan menggunakan rumus sebagai berikut : Y = a + bX1 + bX2 Dimana : Y = variabel terikat X = variabel bebas a = nilai intercept (konstan) b = koefisien arah regresi Selanjutnya, untuk menguji hipotesis, yaitu untuk memperoleh keyakinan pengaruh variabel kualitas produk (X1) terhadap kepuasan pelanggan (Y) dan antara harga (X2) terhadap kepuasan pelanggan (Y) secara masing-masing (partial), digunakan perhitungan dengan menggunakan uji t, yaitu: r n – 2 t = ______________ 1 – r2p
Nilai t hitung dibandingkan dengan nilai t tabel (α: dk = n-1), pada α = 0,05 untuk memutuskan diterima atau ditolaknya hipotesis untuk uji pengaruh masing-masing variabel. Sedangkan untuk menguji hipotesis pengaruh antara kualitas produk (X1) dan Harga (X2) terhadap kepuasan pelanggan (Y) secara bersama-sama (simultan), maka digunakan rumus uji F: F = R2 (N – m – 1) m (1 – r2) Keterangan: R : Koefesien korelasi berganda N : Banyaknya sampel m : Banyaknya variabel bebas Nilai F hitung dibandingkan dengan F tabel (α: n-m-1), pada α = 0,05 untuk memutuskan diterima atau ditolaknya hipotesis untuk uji pengaruh secara bersama-sama. H0 : “Tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara kualitas produk dan harga terhadap kepuasan pelanggan. Ha : “Terdapat pengaruh yang signifikan antara kualitas produk dan harga terhadap kepuasan pelanggan.” Keseluruhan teknik di atas menggunakan bantuan program Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) versi 13.0. G. Definisi Operasional Variable 1. Kualitas Produk adalah keberhasilan produk flavor yang dapat mengakomodir kebutuhan dan kepuasan pelanggan, bila pelanggan merasakan produk flavor yang dibelinya sesuai dengan harga yang dibayarkannya, maka flavor tersebut dapat dikatakan telah memenuhi kualitas yang diharapkan pelanggan di PT YZ. 2. Harga yaitu besarnya nilai yang harus dikeluarkan pelanggan untuk mendapatkan flavor yang dikehendakinya, terdapat beberapa macam tingkatan harga tergantung dari kebutuhan pelanggan bersangkutan. 3. Kepuasan Pelanggan yaitu efek psikologis yang dirasakan atas pembelian flavor mulai dari kinerja barang itu sendiri sampai dengan unsur-unsur pendukung seperti servis, penanganan komplain dan sebagainya yang sesuai dengan harapan pelanggan sehingga di kemudian hari mau melakukan pembelian ulang. |