• Narrow screen resolution
  • Wide screen resolution
  • Increase font size
  • Decrease font size
  • Default font size
  • default color
  • green color
  • blue color
Zoom & Font
You are here: Beranda arrow Skripsi Ekonomi arrow Kode: S1.MP.13
Kode: S1.MP.13 Cetak E-mail
Ditulis Oleh Administrator   
Saturday, 04 August 2007

Judul Skripsi: PENGARUH BIAYA SARANA DAN PRASARANA TERHADAP PENINGKATAN NILAI PENJUALAN PRODUK WARTEL PT TELKOM, TBK JAKARTA SELATAN

Jumlah Halaman: xi+64 hal
Kata kunci: Sarana dan Prasarana, Penjualan

ABSTRAK

1.    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Biaya Sarana dan Prasarana terhadap Nilai Penjualan produk Wartel pada Telkom, Tbk Jakarta Selatan.
2.    Hipotesis yang akan diuji adalah hipotesis negatif (H0) yaitu bahwa: “Biaya Sarana dan Prasarana tidak berpengaruh terhadap Nilai Penjualan”.
3.    Dari hasil penelitian dengan menggunakan rumus korelasi Product Moment dan Uji t diperoleh hasil bahwa r = 0.52, yang menunjukkan adanya pengaruh Biaya Sarana dan Prasarana terhadap Nilai Penjualan dengan pengaruh bersifat sedang. Dan diperoleh t hitung 1.729 dan t tabel 1,397 (t hitung > t tabel). Dengan demikian H0 ditolak. Artinya terdapat pengaruh yang signifikan dan positif antara Biaya Sarana dan Prasarana terhadap Nilai Penjualan.
Berikut ini akan diajukan saran-saran yang diperoleh dari temuan penelitian di lapangan yang terkait dengan biaya sarana dan prasarana dan nilai penjualan, yang mungkin dapat bermanfaat bagi perusahaan.
1.    Memperkirakan nilai Penjualan di masa mendatang
Untuk menentukan besarnya nilai penjualan dilakukan dengan metode least square, yaitu metode yang digunakan untuk menggambarkan pola perkembangan penjualan berdasarkan pada data-data penjualan masa lalu. Sehingga dapat diketahui atau diramalkan tingkat penjualan suatu perusahaan dalam jangka waktu tertentu.
2.    Merumuskan kebutuhan sarana dan prasarana
Dalam merumuskan kebutuhan terhadap sarana dan prasarana, yang terkait dengan penetapan biaya yang dibutuhkan, maka diperlukan analisis terhadap angka penjualan juga. Karena kebutuhan sarana dan prasarana, khususnya produk Wartel, terkait erat dengan penjualan. Jika penjualan naik, maka kebutuhan terhadap sarana dan prasarana produk wartel pun meningkat. Sehingga dengan demikian, tidak ada ketimpangan antara input dan output.
3.    Meningkatkan faktor-faktor lain
Untuk meningkatkan nilai penjualan produk wartel PT Telkom, Tbk Jakarta Selatan perlu juga ditingkatkan faktor-faktor lain yang mempengaruhinya, seperti promosi, distribusi, dan kualitas penetapan harga nilai pulsa untuk wartel.

 

Refeensi: 15 (2000-2006)
 

 
< Sebelumnya   Berikutnya >