• Narrow screen resolution
  • Wide screen resolution
  • Increase font size
  • Decrease font size
  • Default font size
  • default color
  • green color
  • blue color
Zoom & Font
You are here: Beranda arrow Skripsi Ekonomi arrow Kode: S1.AK.17
Kode: S1.AK.17 Cetak E-mail
Ditulis Oleh Administrator   
Tuesday, 19 August 2008
Judul: Analisis Akuntansi Franchise dan Pengaruhnya pada Pelaporan Keuangan di PT.X
Jumlah Halaman: 62 halaman + Lampiran lengkap

Tujuan penelitian: Dengan dilakukannya penelitian skripsi ini maka diperoleh analisa perhitungan amortisasi di PT.X; bertujuan diperoleh data-data yang menyajikan pelaporan franchise pada laporan keuangan PT. X.

Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode deskriptif analitis , yaitu dengan mengumpulkan, mengolah, menganalisa dan menyajikan data sehingga dapat memberikan gambaran yang jelas atas obyek yang diteliti. Diperlukan analisis data, yaitu menganalisis penyusutan (amortisasi) atas assets yang digunakan oleh perusahaan untuk kemudian  dibandingkan dengan teori.

Dari analisis permasalahan yang telah dilakukan sebelumnya, maka dapat diambil kesimpulan, sebagai berikut:
Bahwa penetuan harga perolehan franchise “X” pada PT.X adalah sudah wajar, karena harga perolehan franchise meliputi jumlah seluruh biaya yang dikeluarkan oleh PT. X untuk memperoleh franchise tersebut sampai dapat beroperasi dalam kegiatan usahanya.Hal ini telah sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam PSAK No.19
Penghitungan amortisasi franchise pada PT.X adalah sudah sesuai dengan metode akuntansi keuangan yang berlaku yaitu metode garis lurus (straight line method).Nilai aktiva tak berwujud (franchise) pada akhirnya akan habis pada saat yang ditentukan (sesuai klausul kontrak), harga perolehan franchise tersebut harus di amortisasi kan secara sistematis selama taksiran masa manfaat dan tidak boleh dibebankan seluruhnya pada periode perolehan.
Penyajian franchise pada PT. X telah disajikan dengan benar pada Neraca (Balance sheet) maupun pada Laporan laba-rugi (Income statement). Pada neraca akun franchise dimasukan kedalam aktiva lain-lain (Aktiva tak berwujud) sebesar harga perolehannya serta dihitung akumulasi amortisasi franchisenya. Kemudian pada Laporan laba-rugi akun amortisasi franchise dicatat pada bagian biaya umum dan administrasi dan nilai amortisasinya dicatat sebesar harga perolehan dibagi masa manfaatnya.
Oleh karena penentuan harga perolehan franchise,penghitungan amortisasi franchise dan penyajian biaya franchise kedalam laporan keuangan sudah benar dan tepat. Maka laba yang diperoleh PT.X untuk periode akuntansi 2005 dan 2006 adalah wajar, hal ini disebabkan biaya franchise dialokasikan secara sistematik kedalam beberapa periode yang menerima masa manfaatnya.

 
< Sebelumnya   Berikutnya >