Kode: S1.KOM.11
Ditulis Oleh Administrator   
Tuesday, 19 August 2008
Judul: Analisa atas pemberitaan aliran sesat Al-Qiyadah Al-Islamiyyah di harian umum Republika Online (harian umum Republika versi digital)
Halaman: 111 halaman

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui kecenderungan Harian Umum Republika Online dalam pemberitaan aliran sesat Al-Qiyadah Al-Islamiyyah, (2) Mengetahui sisi yang ditonjolkan dalam pemberitaan aliran sesat Al-Qiyadah Al-Islamiyyah di Harian Umum Republika Online, (3) Mengetahui pesan dakwah  yang disajikan dalam pemberitaan aliran sesat Al-Qiyadah Al-Islamiyyah oleh Harian Umum Republika Online.

Peneliti menggunakan perangkat analisis framing yang mencakup teknik praktis atau cara kerja analisis framing yang akan digunakan dalam menganalisis data. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis framing yang diperkenalkan oleh Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki. Menurut Eriyanto, model framing ini adalah salah satu model yang paling populer dan banyak dipakai. Analisis framing ini dapat menjadi salah satu alternatif dalam menganalisis teks media di samping analisis isi kuantitatif.

Kesimpulan hasil penelitian: Dalam pemberitaan aliran sesat Al-Qiyadah Al-Islamiyyah, Republika Online cenderung menolak/tidak setuju terhadap Al-Qiyadah Al-Islamiyyah dan mendukung langkah-langkah yang lakukan oleh pemerintah dan MUI dalam memberantas aliran tersebut  dan aliran sesat sejenis. Berkaitan dengan hal ini, Republika Online menekankan aspek legalisasi pelarangan aliran sesat Al-Qiyadah Al-Islamiyyah dan aliran sempalan sejenis di Indonesia.

Dalam pemberitaan aliran sesat Al-Qiyadah Al-Islamiyyah, Republika Online menonjolkan  sisi kontroversial dari Al-Qiyadah Al-Islamiyyah, sehingga membentuk frame yang menunjukkan citra Al-Qiyadah Al-Islamiyyah yang ingin ditampilkan oleh Republika Online kepada publik, yaitu sebagai aliran sesat yang tidak bisa diberi toleransi, karena sudah melakukan pelecehan terhadap agama dan menyebarkan ajaran yang salah.

Pesan dakwah Republika Online dapat disimpulkan sebagai berikut:Seruan kepada umat Islam agar waspada dan tidak terpengaruh ajaran Al-Qiyadah Al-Islamiyyah yang sesat, Seruan kepada umat Islam agar tidak melakukan tindakan anarkis dalam merespon Al-Qiyadah Al-Islamiyyah dan aliran sesat yang lain, Seruan kepada berbagai pihak agar mendukung upaya “positif” pemerintah dan MUI dalam memberantas aliran sesat, Seruan kepada umat Islam agar melakukan introspeksi diri dan mengambil hikmah dari fenomena Al-Qiyadah Al-Islamiyyah dan aliran sesat lain, supaya lebih meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta berbenah di bidang dakwah yang selama ini belum begitu berhasil.