• Narrow screen resolution
  • Wide screen resolution
  • Increase font size
  • Decrease font size
  • Default font size
  • default color
  • green color
  • blue color
Zoom & Font
You are here: Beranda arrow Skripsi Humaniora arrow Kode: S1.DAK.01
Kode: S1.DAK.01 Cetak E-mail
Ditulis Oleh Administrator   
Sunday, 05 August 2007
Judul: KAJIAN TEORITIS SENI SHALAWAT SEBAGAI METODE DAKWAH ISLAM
Jumlah halaman: xii+62 hal
Kata kunci: Seni sholawat, Dakwah

ABSTRAK

 Penelitian ini secara khusus bertujuan untuk mengetahui secara teoritis pandangan para ahli mengenai peranan seni shalawat sebagai metode dakwah Islam.
    Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (Library Research), yaitu sebuah metode yang berusaha menganalisis suatu masalah dari teori-teori yang sudah ada dari buku-buku yang ada kaitannya dengan pembahasan, kemudian menuangkannya, menganalisa di dalam sebuah deskripsi.
    Teori yang dijadikan model dalam penelitian ini adalah teori yang diajukan oleh Kuntowijoyo yang menyuguhkan makna kesenian Islam dalam sudut pandang kebudayaan (kultural). Kuntowijoyo mengemukakan bahwa kesenian yang merupakan ekspresi dari keislaman itu setidaknya punya tiga karakteristik: (1) dapat berfungsi sebagai ibadah, tazkiyah, dan tasbih, (2) dapat menjadi identitas kelompok, dan (3) dapat berfungsi sebagai syiar. Seni shalawat sesungguhnya telah memiliki ketiga karakteristik tersebut.
Karakteristik kesenian Islam mencerminkan pula karakteristik dakwah Islam. Ia setidaknya memiliki tiga karakteristik: (1) dapat berfungsi sebagai ibadah, tazkiyah, dan tasbih, (2) dapat menjadi identitas kelompok, dan (3) dapat berfungsi sebagai syiar.
Metode-metode dakwah Islam dalam al-Qur'an menekankan perkataan lemah-lembut (qaulan layyina), perkataan yang mudah diterima (qaulan maysura), perkataan mulia (qaulan karima), dan perkataan benar (qaulan sadida).
Seni shalawat memenuhi karakteristik dakwah Islam; pertama, seni shalawat jelas mengandung 'ibadah dan tasbih, karena di dalamnya berisikan ajaran Islam mengenai shalawat terhadap Nabi Saw dan syair-syair yang sarat dengan tasbih terhadap Allah SWT. Kedua, shalawat sesungguhnya mengandung nuansa kesejukan dan cerminan dari sikap keberagamaan seseorang atau suatu kelompok. Dengan sendirinya, seni shalawat memberikan identitas atas kehidupan kaum Muslimin, yang dapat dilihat dan dirasakan oleh orang lain.

Referensi: 34(1998-2005)

 

DAFTAR ISI

Lembar Pengesahan     i
Abstrak     ii
Abstract     iii
Kata Pengantar     iv
Daftar Isi    vi

Bab    I : PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang     1
B.    Pembatasan dan Perumusan Masalah     7
C.    Tujuan Penelitian     8
D.    Kegunaan Penelitian     8
E.    Metode Penulisan    8
Bab   II : SENI SHALAWAT
A.    Pengertian Seni    11
B.    Seni sebagai Bahasa Komunikasi     13
C.   Perkembangan Seni Musik di Dunia Islam     16
D.   Definisi dan Keutamaan Shalawat    20
BAB III : METODE DAKWAH
A.    Pengertian Dakwah    24
B.    Media Dakwah    31
C.    Metode Dakwah    42
BAB  IV : ANALISIS SENI SHALAWAT SEBAGAI METODE DAKWAH
A. Ruang Lingkup Kesenian Islam    46
B. Seni Shalawat sebagai Metode Dakwah    51


BAB    V : KESIMPULAN DAN SARAN
    A. Kesimpulan     58
    B. Saran-saran    60
DAFTAR KEPUSTAKAAN    62
 

 
< Sebelumnya